Pengguna perangkat Android kini perlu lebih berhati-hati dalam mengunduh aplikasi, meskipun dari platform resmi seperti Google Play Store.
Baru-baru ini, ditemukan puluhan aplikasi berbahaya yang diam-diam menyerang jutaan perangkat Android setiap bulan.
Aplikasi-aplikasi tersebut merupakan bagian dari kampanye adware yang dikenal dengan nama Kaleidoscope.
Temuan ini pertama kali dipublikasikan oleh IAS Threat Labs, yang menamai kampanye tersebut demikian karena teknik adware ini selalu berubah-ubah demi menghindari deteksi keamanan.
Menurut laporan dari IAS Threat Labs, adware dari kampanye Kaleidoscope telah menyerang sekitar 2,5 juta perangkat setiap bulan.
India menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak, mencapai 20% dari total, namun infeksi juga ditemukan di negara lain seperti Indonesia, Brasil, dan Filipina.
Cara kerja kampanye ini tergolong licik. Aplikasi yang tampak sah dan tersedia di Play Store ternyata memiliki versi tiruan yang disusupi malware dan beredar melalui toko aplikasi pihak ketiga.
Pengguna sering kali diarahkan untuk mengunduh versi berbahaya ini melalui pesan pribadi atau unggahan di media sosial. Banyak korban tidak menyadari bahwa aplikasi yang mereka pasang bukanlah versi resmi.
Setelah aplikasi berbahaya berhasil terinstal, ponsel korban akan mulai menampilkan iklan dalam jumlah besar—mulai dari gambar hingga video yang mendominasi layar, bahkan tanpa interaksi dari pengguna.
Menurut laporan dari PhoneArena yang dirilis Senin (12 Mei 2025), iklan ini bisa muncul secara otomatis dan mengganggu aktivitas pengguna.
Lebih dari sekadar iklan mengganggu, adware semacam ini juga dapat mempercepat habisnya baterai, meningkatkan suhu perangkat, dan menurunkan kinerja secara keseluruhan.
Sementara itu, pihak pengembang adware mendapatkan keuntungan finansial dari jumlah tayangan iklan yang muncul di perangkat korban.
Beruntung, IAS Threat Labs telah melaporkan kasus ini ke Google, dan puluhan aplikasi yang teridentifikasi telah dihapus dari Play Store.
Bagi pengguna yang merasa telah menginstal aplikasi mencurigakan, sangat disarankan untuk segera menghapusnya dari perangkat mereka.






